zaterdag, augustus 14, 2004
" Komplikasi iatrogenik yang terjadi karena pengaruh obat-obatan juga merupakan salah satu manifestasi demam berdarah. Komplikasi ini mencakup terjadinya kegagalan fungsi organ karena adanya sepsis, pneumonia, infeksi luka, atau infeksi berlebihan. Penggunaan jalur intravena terkontaminasi dapat mengakibatkan sepsis Gram-negatif yang disertai demam, syok, dan perdarahan berat. Pneumonia dan infeksi lain dapat menyebabkan demam dan memperlambat penyembuhan. Hidrasi berlebihan dapat menyebabkan gagal jantung atau pernafasan."
" Penurunan tekanan darah merupakan manifestasi lambat sindrom syok dengue, berarti sistem homeostasis sudah terganggu dan kelainan hemodinamik sudah berat, sehingga sudah terjadi dekompensasi. Sindrom syok dengue berlanjut dengan kegagalan mekanisme pembekuan darah. Efektifias dan integritas sistem kardiovaskular rusak, suplai darah ke sel-sel otot jantung dan curah jantung menurun, sirkulasi makro dan mikro terganggu, dan terjadi iskemia jaringan dan kerusakan fungsi sel bersifat progresif dan ireversibel, terjadi kerusakan sel dan organ, dan pasien akan meninggal dalam 12-24 jam."
" Hiponatremia dan asidosis metabolik dapat terjadi pada kasus berat. jika tidak teratasi, asidosis metabolik dapat menimbulkan koagulasi intravaskular diseminata, dan perjalanan penyakit makin terkomplikasi. Biasanya penggantian volume darah dan perbaikan dini asidosis dengan natrium bikarbonat memenuhi hasil yang diharapkan.
Terapi sedatif diperlukan untuk merestrain pasian yang agitasi. Gelisah mungkin berkaitan dengan perfusi jaringan, yang memerlukan penggantian volume cepat. Obat-obatan hepatotoksik dan sedatif yang bekerja secara lama harus dihindari. Dosis tunggal kloral hidrat (12,5-50 mg/kg) per oral atau rektal dianjurkan, dengan dosis tidak melebihi 1 gram. Terapi oksigen harus diberikan pada semua pasien dengan syok, namun staf perawatan harus waspada bahwa masker oksigen atau tent dapat meningkatkan ansietas pasien. Penurunan hematokrit tanpa perbaikan klinis menunjukkan perdarahan internal signifikan. Transfusi darah lengkap harus diberikan dengan jumla tidak melebihi konsentrasi sel darah merah normal. PLasma segar beku atau trombosit konsentrat dapat diindikasikan pada kasus dimana koagulopati menyebabkan perdarahan masif."
uhm, ada yg bingung paragraf2x diatas itu apaan? well, itu beberapa paragraf yg ada di karya tulis akhir gw yg judulnya demam berdarah dan hubungannya dengan sanitasi lingkungan.
nuthin special sih, cuma lagi kangen sama pelajaran biologi aja. gw sendiri kadang2x juga suka heran kenapa gw bisa ampe kaya org cinta mati sama biologi gtu, banyak bgt tmen gw yg benci ama biologi, tp mnurut gw biologi itu fun, kl blajar biologi itu kaya baca buku cerita, cuma ini kita diceritain ttg badan kita sendiri, ttg kehidupan alam. td gw niat akan mberes2xin buku2x sma gw, dan gw langsung engong ngeliatin buku biologi gw. i don't wanna throw em away. they're somehow special to me. *no, really. no bullshiting here, gw emang paling sayang ama buku2x biologi gw. berhubung selanjutnya gw akan blajar hukum, brarti there's no friggin way gw akan dapet pelajaran biologi lagi.
rasanya gimanaaa gtu. plajaran yg paling gw suka sejak pertama kali blajar itu di kls 1 smp, akhirnya akan gw lepas gitu aja. gw inget dulu gw pernah niat bgt mo masuk biologi itb .. dan as we all know, niat itu akhirnya kandas. huhuhu. dan skarang gw ngaku aja, waktu gw naik klas 3, satu2xnya alesan gw mbela2xin mau masuk ipa dg sepenuh hati adalah hanya karena gw masih pingin belajar biologi. yep, gw yg nilai matematiknya ancur, nilai kimianya kacau, nilai fisika ga pernah normal, memaksakan diri masuk ipa demi biologi .. oh well.
smoga gw akan bisa nemuin pelajaran yg bisa sangat2x menarik perhatian gw sperti plajaran biologi.
anyway, ganti topik; gw baru nyadar gimana hal2x menarik [and i mean, sangat menarik!] terjadi hanya dlm satu minggu.
the one
the others
the talks
|
|
the creds